Kamis, 16 Juni 2016

makan,budaya dan ciri khas



MAKAN KHAS SUMBAWA


Singang, begitulah masyarakat di Sumbawa menamai masakan tradisional berbahan ikan segar ini. Ikan segar yang dibumbui dengan berbagai macam rempah tersebut selintas mirip dengan gulai ikan karena kuahnya.

Dari tampilannya saja, kuah Singang sudah cukup menggugah selera. Warna kuah yang kekuningan dipadu dengan warna hijau daun kemangi dan warna merah cabe rawit, menjadikan menu masakan ini terlihat segar. Sementara rasa kuah Singang yang didalamnya ada asam Jawanya, terasa agak asam, tapi sangat lezat.


Untuk bisa menikmati menu masakan ini di Sumbawa tidak terlalu sulit, karena cukup banyak warung makan di sumbawa yang menyediakan menu yang satu ini. Salah satu warung yang sudah lama menyajikan masakan khas ini berada di dekat monumen arah kota Sumbawa.
Singang, menurut pengelola warung makan di Sumbawa, berbahan ikan segar. Ikan yang dipilih boleh apa saja. Namun, mereka menganjurkan menggunakan ikan bandeng atau kakap.
Sebelum dimasak, ikan dipotong-potong sesuai selera. Sedangkan bumbu-bumbu yang dibutuhkan seperti cabe rawit, bawang putih & bawang merah, kemiri, kunyit untuk menghilangkan bau dan memberi warna masakan, asam Jawa secukupnya, minyak goreng secukupnya, daun kemangi, cabe rawit ijo dan air secukupnya.



Untuk memasaknya, semua bumbu dihaluskan, mencapurkan asam Jawa dengan air putih, memanaskan minyak goreng untuk menumis bumbu hingga baunya harum. Setelah itu, masukan air asam Jawa hingga mendidih, masukan ikan hingga mengental.

Langkah berikutnya, memmasukkan cabe rawit kemangi ( tidak perlu terlalu lama), diangkat dan dituangkan ke dalam mangkuk dan siap dihidangkan bersama nasi putih. Singang sangat nikmat disajikan dalam keadaan panas.

http://sumbawakab.go.id/page.php?id=99




Upacara Nyorong merupakan salah satu episode dari sebuah prosesi pernikahan putra-putri Sumbawa (Tau Samawa) Nusa Tenggara Barat. Nyorong upacara adat dimana pihak keluarga calon pengantin laki-laki datang dengan rombongan yang cukup besar untuk menyerahkan bawaan kepada pihak keluarga calonn pengantin wanita.

Di pihak wanita telah menanti juga dalam jumlah yang cukup besar, wakil-wakil dari pihak keluarga dan tokoh-tokoh masyarakat setempat. Setelah diawali dengan basa-basi dalam acara berbalas pantun, maka barang-barang bawaanpun diserahkan.Upacara Nyorong ini dilaksanakan setelah Bakatoan (lamaran) pihak laki-laki diterima oleh orang tua si wanita yang kemudian diteruskan dengan acara Basaputis (memutuskan).

http://beautysumbawa.blogspot.co.id/2015/08/nyorong-dan-barodak.html























Ciri Khas





Sebagai sebuah musik ritmis, musik Daerah Sumbawa kaya dengan irama yang terwakilkan dalam temung (jenis pukulan), baik temung yang terdapat pada genang, rebana, palompong. Dalam Musik Tradisional Sumbawa, keberadaan serune yang merupakan satu-satunya alat musik tiup yang memiliki notasi yang paling sering digunakan, hanya berfungsi untuk memberi nuansa melodis, namun alunannya tetap mengikuti alur musik yang dibuat oleh genang sebagai pemimpin irama.

Kehidupan seni tradisional mendapat tempat di hati masyarakat Tana Samawa, terutama yang berdomisili di pesedasaan. Musik oekestra samawa yang disebut Gong Genang sangat populer di masyarakat. Gong Genang terdiri dari sebuah gong, dua buah genang (gendang) dan sebuah serune. Serune dalam orkestra Gong genang berfungsi sebagai pembawa melodi. Sejumlah musik daerah yang dihayati masyarakat.

Dari liirik-lirik lawas telah diangkat kepermukaan sejumlah lagu yang berirama daerah dengan iringan instrumen alat-alat musik modern. Lagu khas daerah Samawa sudah banyak dilagukan dalam berbagai kesempatan upacara dan acara perhelatan perkawinan. Dalam bentuk kaset ataupun kepingan CD dan VCD.

http://izzulfiqriadress.blogspot.co.id/2015/06/budayamakanan-dan-ciri-khas-sumbawa_24.html



Tidak ada komentar:

Posting Komentar